Membangun Dermaga Pakai 3 jenis Kayu Ini

Membangun sebuah dermaga tentunya memerlukan bahan material yang memadai, kita harus menentukan bahan baku yang ideal untuk melakukan pembangunan sebuah dermaga. Tidak sembarangan bahan material bisa kita pakai, setidaknya terdapat kriteria tertentu salah satunya kualitas.

Untuk saat ini elemen kayu menjadi bahan baku utama dan yang paling penting dalam membangun sebuah dermaga, namun tidak semua jenis kayu dapat kita manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan di bidang kontruksi seperti dermaga, jembatan, perkapalan dan lain sebagainya. Hanya beberapa jenis kayu saja yang terpilih dengan sesuai kriteria yang memadai.

Perlu di ingat, bahwa dermaga tidak sama dengan pelabuhan, terdapat beberapa perbedaan yang cukup signifikan antara keduanya. Agar tidak bingung, kita ulas saa secara singkat tentang dermaga dan juga pelabuhan. Simak ulasannya di bawah ini:

Fungsi Dermaga

Apa itu dermaga? Dermaga adalah salah satu tempat yang menjadi berlangsungnya segala aktivitas bongkar muat barang dan sekaligus naik turunnya penumpang dari sebuah kapal dalam skala yang kecil. Dermaga juga termasuk sebagai di tambatkannya sebuah kapal pada suatu pelabuhan.

dermaga berfungsi untuk?

Selain terdapat aktivitas bongkar muat barang dan penurunan atau keberangkatan penumpang, di sebuah dermaga juga terdapat kegiatan lain yakni untuk mengisi bahan bakar, air bersih dan pembersihan saluran air kotor atau limbah yang nantinya akan di proses lebih lanjut di pelabuhan, sekaligus mengecek kondisi kapal.

Fungsi Pelabuhan

Apa itu pelabuhan? Pelabuhan adalah sebuah tempat atau fasilitas yang biasanya berlokasi di ujung samudra, danau atau sungai yang berfungsi sebagai menerima kapal dan melakukan kegiatan tertentu, contohnya seperti memindahkan barang kargo dalam skala yang besar dan menurunkan atau menaikan para penumpang ke dalamnya.

fungsi pelabuhan untuk apa?

Biasanya sebuah pelabuhan mempunyai alat-alat yang di rancang khusus guna memuat dan membongkar muatan para kapal-kapal yang sedang berlabuh.

Kita lanjut ke topik pembahasan utama mengenai jenis-jenis kayu terbaik untuk di jadikan bahan baku pembangunan sebuah dermaga, hanya beberapa jenis kayu saja yang bisa di pakai untuk di aplikasikan ke dalam dermaga.

Rekomendasi 3 Jenis Kayu Terbaik Untuk Dermaga

Terdapat 3 jenis kayu andalan yang menjadi pilihan untuk di manfaatkan dalam pembangunan sebauh dermaga, kenapa hanya 3 jenis kayu saja? karena saat ini jenis kayu yang berkualitas tinggi dengan karakteristik yang memadai hanya sedikit, tidak banyak.

Rekomendasi 3 jenis kayu terbaik untuk pembuatan dermaga

Tingkat kekerasan, ketahanan dan keawetan menjadi utama dalam menentukan jenis kayu untuk membangun dermaga, hal ini bertujuan agar nantinya jenis kayu tersebut mampu bertahan lama dan dapat bertahan dari perubahan suhu atau cuaca.

Lalu, kayu apa saja yang cocok untuk pembangunan dermaga?

Kayu ulin khas Kalimantan

Kayu ulin merupakan jenis kayu yang berasal dari daerah Kalimantan, meskipun kayu ulin terdapat di kawasan daerah Sulawesi atau di daerah lainnya akan tetapi kayu ulin yang berasal dari Kalimantan memiliki karakteristik dan kualitas yang sangat bagus.

kayu ulin termasuk jajaran 10 kayu terkeras di dunia

Sangat rekomendasi menggunakan kayu ulin untuk membangun dermaga, karena jenis kayu ini termasuk ke dalam jajaran 10 kayu terkeras di dunia, sehingga sangat di sayangkan bila tidak memanfaakan kayu ulin ini. Meskipun harganya tergolong cukup mahal, akan tetapi sebanding dengan kualitasnya.

Keunikan dari kayu ulin ini yaitu jika terkena air maka sifat kayunya akan semakain keras, tentu hal ini sangat lah cocok untuk di terapkan pada sebuah dermaga, mengingat aktivitasnya yang berdekatan dengan air.

Baca selengkapnya : Karakteristik kayu ulin

Jenis kayu yang mendapatkan julukan kayu besi ini nantinya di olah menjadi decking atau lantai kayu outdoor, yang berfungsi sebagai pijakan. Atau barang kali kayu ulin ini akan di jadikan beberapa elemen dekorasi lain di dalam sebuah dermaga.

Kayu merbau khas Irian Jaya

KayuMerbau atau ipil merupakan jenis kayu yang berasal dari kawasan Irian Jaya atau Papua, jenis kayu yang satu ini terdapat juga di daerah Maluku, Jawa, Sulawesi hingga wilayah Kalimantan.

Kayu merbau khas daerah Papua

Alternatif pilihan selain kayu ulin, yakni kayu merbau untuk di manfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sebuah dermaga, karena jenis kayu yang satu ini memiliki kualitas yang cukup tinggi baik dari segi ketahanan, kekerasan dan keawetannya.

Maka dari itu, kayu merbau selain sering di gunakan untuk keperluan pembangunan sebuah dermaga, tetapi juga tak jarang di manfaatkan untuk kebutuhan interior dan eksterior hunian, seperti lantai kayu, papan tangga kayu hingga media penutup atap atau lambersering.

Sayangnya, terdapat salah satu kelemahan yang dimiliki kayu merbau yakni suka mengeluarkan getah berwarna merah bila terkena air, cukup menggangu memang. Akan tetapi, hal itu semua tidak akan berlangsung lama karena getah tersebut tidak bersifat permanen. Setidaknya memerlukan waktu 2-3 bulan untuk kayu merbau berhenti mengeluarkan getah merah tersebut.

Informasi lebih lanjut tentang : Kayu merbau Papua

Kayu bengkirai/yellow balau khas Kalimantan

Kayu bengkirai atau yellow balau ini merupakan jenis kayu yang berasal dari Kalimantan, kepulauan di Indonesia inilah yang menjadi pemasok kayu bengkirai terbanyak. Kenapa kayu bengkirai mendapatkan julukan yellow balau? hal ini lantaran terdapat pada segi warnanya yang cukup cerah berwarna kuning.

Kayu bengkirai khas daerah Kalimantan

Dari segi kualitas, kayu bengkirai ini mempunyai kualitas & karakteristik yang cukup bagus. Meskipun tidak sebagus kayu merbau dan kayu ulin, akan tetapi jenis kayu bengkirai masih layak di andalkan untuk di manfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sebuah dermaga.

Informasi selengkapnya tentang : Kayu bengkirai

Salah satu jenis kayu terbaik pengganti kayu ulin dan merbau, karena harganya yang relatif lebih terjangkau dengan kualitas yang standar. Meskipun kenyataanya kayu bengkirai ini sangat jarang di gunakan untuk keperluan dermaga, akan tetapi kayu bengkirai lebih sering di manfaatkan untuk pembuatan furniture dan elemen dekorasi hunian.

Sangat di jarang di pakai untuk kebutuhan sebuah dermaga, bukan berarti tidak cocok di gunakan. Hanya saja Kayu bengkiri cenderung lebih cocok di gunakan sebagai bahan baku lain. Tetapi untuk segi kualitas, kayu ini sangat memenuhi kriteria jenis kayu untuk dermaga. Terlebih lagi dari segi kekerasannya yang sangat tinggi.

Bagaimana, sudahkah Anda menentukan jenis kayu mana yang akan di gunakan?

Membangun sebuah dermaga memang memerlukan jenis kayu terbaik dari segi kualitas maupun karakteristiknya, dari ketiga jenis kayu di atas kita bisa menentukan salah satunya sesuai dengan kebutuhan dan fungsi atas dari kayu itu sendiri.

Cukup sekian untuk pembahasan kita kali ini tentang 3 jenis kayu terbaik untuk sebuah dermaga, semoga ulasan di atas dapat membantu Anda dalam mencari jenis-jenis kayu terbaik dan bermanfaat untuk keperluan lainnya. Cukup sekian & Terimakasih.

Mungkin Anda Menyukai